Pengalaman Pribadi
Cerita ini berawal pada liburan
semester lalu, hari pertama liburan ku habiskan dengan beristirahat dan
menonton animasi atau yang di sebut dengan kartun kesukaanku, selain itu aku
membuat sebuah karangan untuk ku kirim ke sebuah situs karya fiksi penggemar.
Hari pertama liburan ku habiskan dengan menonton televisi begitu juga dengan
hari-hari kemudian yang juga di selingi membaca buku favoritku yaitu, buku
Harry Potter, Twillight, All American Girl dan juga komik Naruto. Tetapi semua
berubah disaat liburan hari ke empat dimalam hari, disaat itu ibuku berencana
akan pergi karya wisata bersama kakakku dan aku akan ditinggal dirumah
sendirian. Aku sebenarnya sudah terbiasa ditinggal sendirian dirumah dan aku
sudah berencana untuk pergi ke sentra yang terkenal di wilayah tempat
tinggalku. Akan tetapi dimalam harinya, aku disuruh oleh ibuku untuk mengantar
nenek ke kota Padang. Jadilah aku berangkat dengan menggunakan mobil sewa untuk
berangkat dimalam itu ke kota Padang.
Perjalanan
ke kota Padang berjalan dengan lancar sampai mobil tersebut bergerak mendekati
kota Padang dengan kecepatan yang tinggi membuatku membuatku mendadak mual dan
memuntahkan isi perutku. Berulang kali aku memuntahkan isi perutku sampai mobil
itu melawati jalan Baypass dan berhenti di gang yang ternyata mobil tersebut
mengantar orang untuk melayat orang tuanya yang meninggal. Setelah mengantar
orang tersebut mobil mengantarkan kami ke rumah nenekku di kota Padang.
Liburanku
berjalan dengan sangat menarik mulai dari makan jagung di atas jembatan Siti
Nurbaya, membeli buku di toko buku. Liburan yang sangat menarik menurutku adalah
disaat aku berlibur waktu aku pergi ke Museum Adityawarman dan mengunjungi
pantai Carolina. Di Museum Adityawarman terdapat banyak artefak-artefak sejarah
yang sangat banyak, mulai dari pakaian adat sampai dengan beberapa miniatur
rumah adat yang ada di provinsi Sumatera Barat dan keindahan pantai Carolina
yang sangat menakjubkan.
Selain
itu aku juga di ajak bibi menonton Bioskop yang saat itu memutar film “Habibie dan
Ainun”, film yang sangat menakjubkan tentang pelajaran kehidupan dan kasih
sayang. Di hari terakhir liburan, bibiku mengajakku ke toko buku untuk
menemaninya mencari buku dan mainan anaknya, aku juga membutuhkan beberapa buku
untuk belajar yang ku cari selama satu jam. Setelah keluar dari dalam toko bibi
menjalankan mobilnya ke restoran Pizza yang lezat. Aku pulang menggunakan mobil
sewa pada jam lima sore dan tiba di rumah pada jam tiga pagi. Liburan itu
adalah liburan yang sangat menarik bagiku.
Kesimpulan : isilah waktu-waktu mu sebaik mungkin dan lakukanlah kegiatan positif
sumber : http://kukuhsatriaanaktapung.blogspot.com/2013/02/contoh-cerita-pengalaman-pribadi-bahasa.html
Pengalaman Pribadi
Cerita ini berawal pada liburan
semester lalu, hari pertama liburan ku habiskan dengan beristirahat dan
menonton animasi atau yang di sebut dengan kartun kesukaanku, selain itu aku
membuat sebuah karangan untuk ku kirim ke sebuah situs karya fiksi penggemar.
Hari pertama liburan ku habiskan dengan menonton televisi begitu juga dengan
hari-hari kemudian yang juga di selingi membaca buku favoritku yaitu, buku
Harry Potter, Twillight, All American Girl dan juga komik Naruto. Tetapi semua
berubah disaat liburan hari ke empat dimalam hari, disaat itu ibuku berencana
akan pergi karya wisata bersama kakakku dan aku akan ditinggal dirumah
sendirian. Aku sebenarnya sudah terbiasa ditinggal sendirian dirumah dan aku
sudah berencana untuk pergi ke sentra yang terkenal di wilayah tempat
tinggalku. Akan tetapi dimalam harinya, aku disuruh oleh ibuku untuk mengantar
nenek ke kota Padang. Jadilah aku berangkat dengan menggunakan mobil sewa untuk
berangkat dimalam itu ke kota Padang.
Perjalanan
ke kota Padang berjalan dengan lancar sampai mobil tersebut bergerak mendekati
kota Padang dengan kecepatan yang tinggi membuatku membuatku mendadak mual dan
memuntahkan isi perutku. Berulang kali aku memuntahkan isi perutku sampai mobil
itu melawati jalan Baypass dan berhenti di gang yang ternyata mobil tersebut
mengantar orang untuk melayat orang tuanya yang meninggal. Setelah mengantar
orang tersebut mobil mengantarkan kami ke rumah nenekku di kota Padang.
Liburanku
berjalan dengan sangat menarik mulai dari makan jagung di atas jembatan Siti
Nurbaya, membeli buku di toko buku. Liburan yang sangat menarik menurutku adalah
disaat aku berlibur waktu aku pergi ke Museum Adityawarman dan mengunjungi
pantai Carolina. Di Museum Adityawarman terdapat banyak artefak-artefak sejarah
yang sangat banyak, mulai dari pakaian adat sampai dengan beberapa miniatur
rumah adat yang ada di provinsi Sumatera Barat dan keindahan pantai Carolina
yang sangat menakjubkan.
Selain
itu aku juga di ajak bibi menonton Bioskop yang saat itu memutar film “Habibie dan
Ainun”, film yang sangat menakjubkan tentang pelajaran kehidupan dan kasih
sayang. Di hari terakhir liburan, bibiku mengajakku ke toko buku untuk
menemaninya mencari buku dan mainan anaknya, aku juga membutuhkan beberapa buku
untuk belajar yang ku cari selama satu jam. Setelah keluar dari dalam toko bibi
menjalankan mobilnya ke restoran Pizza yang lezat. Aku pulang menggunakan mobil
sewa pada jam lima sore dan tiba di rumah pada jam tiga pagi. Liburan itu
adalah liburan yang sangat menarik bagiku.
Hari Ulang Tahunku
Tanggal 1 Maret aku berulang tahun. Berarti
sekarang usiaku 11 tahun. Aku
bersyukur Tuhan masih menambahkan satu
tahun padaku. Tahun ini aku harus
lebih baik lagi.
Setelah bangun tidur, seperti biasa aku
pergi mandi. Tidak kusangka begitu
keluar dari pintu kamar mandi, Ayah dan Ibu
membawakan sebuah kue ulang
tahun. Mereka memberiku ucapan selamat
ulang tahun. Setelah itu kami bersamasama
ke meja makan untuk makan kue ulang tahun.
Ketika aku mau beranjak
dari kursiku, tiba-tiba Ayah mencegahku.
Katanya ada yang kelupaan. Begitu aku
menengok ke arah Ibu, sudah kulihat ia
membawakanku sebuah kado yang indah.
Karena sudah tidak sabar, aku segera
membukanya. Kado itu berisi buku cerita
yang selama ini aku inginkan. Aku sangat
bahagia. Buku yang selama ini aku
inginkan sudah aku dapatkan. Ku hampiri
Ayah dan Ibu, aku mengucapkan terima
kasih sambil memeluk mereka erat-erat. Terima kasih Ayah dan Ibu.
- See more at: http://handikap60.blogspot.com/2013/01/contoh-pengalaman-pribadi.html#sthash.xz0BKqpz.dpuf